Sunday, October 16, 2011

Expert System

A. Pengertian
     Expert System (Sistem Pakar) adalah suatu program komputer yang dirancang untuk membantu dalam pengambilan keputusan seperti keputusan yang diambil oleh seorang atau beberapa orang ahli (pakar). Menurut Marimin(1992), sistem pakar adalah sistem perangkat lunak komputer yang menggunakan ilmu, fakta dan teknik berpikir dalam pengambilan keputusan untuk menyelesaikan masalah-masalah yang biasanya hanya dapat diselesaikan oleh tenaga ahli dalam bidang yang bersangkutan.

B. Modul Penyusun Expert System
Menurut Staugaard (1987) suatu sistem pakar disusun oleh tiga modul utama yaitu :
   1. Modul Penerimaan Pengetahuan (Knowledge Acquisition Mode)
       Sistem berada pada modul ini, pada saat ia menerima pengetahuan dari pakar. Proses pengumpulan pengetahuan yang akan digunakan untuk pengembangan sistem, dilakukan dengan bantuan knowledge engineer. Peran knowledge engineer adalah sebagai penghubung antara suatu sistem pakar dengan pakarnya.
   2. Modul Konsultasi (Consultation Mode)
       Pada saat sistem berada pada posisi memberikan jawaban atas permasalahan yang diajukan oleh user, sistem pakar berada pada modul konsultasi. Pada modul ini, user berinteraksi dengan sistem, dengan menjawab pertanyaan-pertanyaan yang diajukan oleh sistem.
   3. Modul Penjelasan (Explanation Mode)
       Modul ini menjelaskan proses pengambilan keputusan oleh sistem (bagaimana suatu keputusan dapat diperoleh).

C. Struktur Expert System
     Komponen utama pada struktur sistem pakar (Hu et al, 1987), meliputi :
  1. Basis Pengetahuan (Knowledge Base)
  2. Mesin Inferensi (Inference Engine)

  3. Basis Data (Database)
  4. Antarmuka Pemakai (User Interface)

D. Keuntungan Expert System
  1. Lebih menghemat waktu dalam pengambilan keputusan
  2. Lebih otomatis dalam melakukan proses yang secara berulang
  3. Memiliki reabilitas
  4. Mampu mengakses berbagai pengetahuan
  5. Meningkatkan kualitas dan produktivitas karena dapat memberi nasihat yang konsisten dan mengurangi adanya kesalahan
  6. Lebih terkomputerisasi, sehingga lebih efektif dan mampu mencakup lebih banyak aplikasi
  7. Menyimpan dan melestarikan pengetahuan dan keahlian para pakar
  8. Lebih hemat biaya dalam penggunaannya daripada memperkerjakan seorang ahli
  9. Memungkinkan seorang yang awam untuk mengerjakan bidang para ahli.

E. Kelemahan Expert System
  1. Expert system ini tidak 100% akurat
  2. Transfer pengetahuan dapat bersifat subjektif dan bias
  3. Biaya pembuatannya, pemeliharaan dan pengembangannya sangat mahal.

***ini adalah salah satu tugas kuliah semester lalu..hehhee..saya share lagi lah...:) Biar lebih manfaat...:)

4 komentar:

mazzive said...

Nice. . .

Vera Widyastuti (loverachan) said...

thanks... :c

andry yudha prawira said...

based on the expert system article, the research could be a reference link below

http://repository.gunadarma.ac.id:8000/669/1/B-45.pdf
thank you

Anonymous said...

Kami juga mempunyai artikel yang terkait dengan expert system, bisa di download disini:
http://repository.gunadarma.ac.id/bitstream/123456789/2191/1/02-03-013-Expert%5BRemi%5D.pdf
semoga bermanfaat :D

Post a Comment

Powered by Blogger.
 
Copyright (c) 2010 Lovera's Blog. Design by WPThemes Expert

Themes By Buy My Themes And TM Web Design Company.